Berita

Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti Juara All England/Net

Olahraga

Juara All England 2020 Akan Tiba Di Tanah Air Tanpa Tradisi Penyambutan Dan Langsung Dikarantina

SELASA, 17 MARET 2020 | 07:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Biasanya, ada tradisi penyambutan dan pengalungan bunga bagi atlet Indonesia yang telah menunaikan tugasnya. Namun, pasangan ganda campuran juara All England 2020 ini mungkin tidak akan merasakan tradisi itu.

Kemenangan mereka di ajang All England 2020 berbarengan dengan wabah virus corona yang mulai menyerang Indonesia. Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti dipastikan tak akan mendapat sambutan meriah di Bandara Soekarno Hatta saat pulang kembali ke tanah air.

Kebijakan tersebut dibuat PBSI untuk mencegah penularan virus corona. Ini tentu terdengar miris, tetapi itulah keputuan yang telah diambil PBSI.


Praveen/Melati mengibarkan bendera Indonesia usai menaklukkan duet Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di stadion di Birmingham Arena.

Mereka dijadwalkan tiba di tanah air pada Selasa (17/3) hari ini. Begitu datang, mereka harus masuk karantina selama 14 hari dan sementara ini memisahkan diri saat menjalani sesi latihan.

“Pemain yang baru pulang dari Inggris akan dapat program latihan khusus selama masa isolasi mandiri. Untuk jadwal dan pengaturannya masih kami diskusikan,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto dalam keterangannya, Senin (16/3).

Dalam riisnya, PBSI bakal memperketat aturan di kawasan pelatnas. Para pemain dilarang keluar kecuali ada urusan yang sangat penting. Selain itu mereka harus mengantongi izin dari pelatih serta tim dokter PBSI.

Khusus yang ikut kejuaraan All England, mereka bakal menggunakan fasilitas terpisah. PBSI juga akan menentukan SOP penggunaan ruang gym, termasuk pengaturan jadwal latihan dan sterilisasi ruangan serta alat fitness menggunakan disinfektan.

Kantor Berita Politik RMOL sebelumnya menulis Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti berhasil unggul menjuarai All England 2020 untuk ganda campuran.

Keduanya menaklukkan pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh dan Sapsiree Taerattanachai lewat rubber game 21-15, 17-21, dan 21-8 pada babak final yang berlangsung di Birmingham Arena, Minggu (15/3).

Praveen menjadi atlet putera Indonesia pertama yang memenangkan ganda campuran All England.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya