Berita

Ali Akbar Velayati/Net

Dunia

Penasihat Utama Khamenei Positif Virus Corona, Menambah Daftar Jajaran Petinggi Iran Yang Terinfeksi

JUMAT, 13 MARET 2020 | 08:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penasihat utama Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Ali Akbar Velayati, dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Velayati menambah deretan pejabat tinggi Iran yang terjangkit.  

“Ali Akbar Velayati, yang juga adalah kepala rumah sakit Masih Daneshvari di Teheran, melakukan kontak dengan banyak pasien virus corona dalam beberapa minggu terakhir. Dia telah terinfeksi dan sekarang dikarantina," tulis kantor berita Tasnim, pada Kamis waktu setempat, melansir Reuters Jumat (13/3).

Sebelum Velayati, wakil presiden (wapres) senior dan dua menteri Iran telah dikonfirmasi terjangkit virus corona.


Kantor berita Fars menyatakan Wapres Eshaq Jahangiri telah tertular corona. Menyusul Menteri Warisan Budaya, Kerajinan Tangan, dan Pariwisata Ali Asghar Mounesan, serta Menteri Industri, Pertambangan, dan Bisnis, Reza Rahmani yang juga terjangkit corona.

Velayati saat ini tengah menjalani karantina di rumahnya di Teheran setelah dinyatakan positif virus corona.

Bahkan otoritas negara itu juga memastikan, 23 anggota parlemen Iran telah terjangkit corona. Dua orang di antara mereka telah meninggal dunia.

Iran mengonfirmasi ada 1.075 kasus COVID-19 dengan jumlah korban meninggal mencapai 429 orang. Angka itu merupakan data dari Kementerian Kesehatan setempat.

Pada hari yang sama, Bahrain menuduh Iran melakukan "agresi biologis" dengan menutupi penyebaran virus corona dan gagal mencegah masuk para pelancong berpaspor Bahrain

Sebelumnya, Khamenei mengatakan bahwa wabah virus corona di Iran adalah bukan masalah besar, namun dia mendesak warga untuk berdoa melawan virus tersebut.

"Bencana ini bukan masalah besar, dan ada yang lebih besar di masa lalu," kata Khamenei seperti dikutip kantor berita Mehr.

"(Kita) berdoa melawan virus, karena doa dapat menyelesaikan banyak masalah."

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya