Berita

Kunjungan PAN ke Golkar/Net

Politik

Zulhas: Tadinya Mau Belajar Dari Ketum Golkar, Tapi Kalah Ilmu Terpaksa Pakai Kursi

JUMAT, 13 MARET 2020 | 00:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku harus banyak belajar dari Ketua Umum Golkar, yang mampu menciptakan musyawarah hingga tidak perlu terjadi percekcokan antar anggota partai.  

Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, peristiwa yang terjadi saat kongkres PAN beberapa waktu dijadikan sebagai pembelajaran.

Dalam kunjungannya ke Kantor DPP Golkar, Kamis (12/3) malam, Zulhas menyampaikan mestinya ia mendapat inspirasi dari Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, untuk menggelar pemilihan ketua umum secara aklamasi.


Zulkifli pun bergurau mengisahkan peristiwa pada Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 10-12 Februari 2020 lalu.

"Kongres kemarin sebetulnya kami sudah belajar dari Ketum Golkar, dapat inspirasi bisa musyawarah,” ujar Zulhas dalam pertemuan tersebut.

Sayangnya, keinginan untuk mencapai mufakat tidak kesampaian.
“Eh, ternyata enggak bisa. Kalah ilmu kita. Terpaksa pakai kursi," canda Zulhas yang disambut tawa rombongan yang hadir.

Kongres V PAN di Kendari beberapa waktu sempat ricuh. Aksi lempar kursi pun terjadi antara pendukung Zulkifli Hasan dengan Mulfachri Harahap.

Zulkifli Hasan, malam itu datang dengan mengenakan kemeja biru lengan panjang. Ia didampingi rombongan yang terdiri dari sejumlah elite PAN. Di antaranya, Saleh Partaonan Daulay, Hatta Rajasa, Asman Abnur, Eddy Soeparno, Totok Daryanto, Yandri Susanto, Soetrisno Bachir,  dan Viva Yoga Mauladi.

Sementara Airlangga Hartarto didampingi sejumlah elite Partai Golkar, seperti Nurul Arifin, Zainuddin Amali, Ahmad Doli Kurnia, Agus Gumiwang Kartasasmita, Meutya Hafid, Azis Syamsuddin, Dito Ganinduto dan Lodewijk Freidrich Paulus.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya