Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Starbuck Sementara Tidak Melayani Penggunaan Cangkir Pribadi Di Semua Kedainya

SABTU, 07 MARET 2020 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Starbuck tetap akan memberikan diskon kepada pelanggannya yang datang dengan membawa gelas mereka sendiri. Tetapi untuk saat ini walaupun pelanggan membawa gelas mereka sendiri dan tetap mendapat diskon, Starbuck tetap menyajikannya dengan gelas sekali pakai.

Gelas-gelas 'reusable' atau yang bisa digunakan kembali, banyak digunakan untuk mengurangi limbah. Namun, saat ini,  gelas-gelas itu tidak lagi diterima di semua kedai Starbucks karena kekhawatiran virus corona.

"Kami menghentikan sementara penggunaan gelas pribadi dan barang tertentu di toko kami," kata Wakil Presiden Eksekutif Rossann Williams, melansir AFP, Jumat (6/3).


Pada 2018, sebanyak 1,3 persen pelanggan di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, menikmati minuman mereka dengan cangkir atau tumbler yang mereka bawa.

"Kami optimistis, hal ini hanya akan berlaku sementara," ujar Williams.

Menurut mereka, saat ini menghalangi penyebaran virus menjadi prioritas utama daripada masalah lingkungan.

Dia juga mengatakan pihaknya juga meningkatkan kebersihan di semua toko yang dioperasikan perusahaan dan menangguhkan perjalanan udara yang terkait bisnis, baik domestik maupun internasional.

Langkah itu merupakan langkah terbaru akibat dampak penyebaran virus corona terhadap kehidupan sehari-hari.

Williams mengatakan Starbucks membatasi perjalanan udara perusahaan di Amerika Serikat dan luar negeri hingga akhir Maret.

"Kami akan meningkatkan sterilisasi dan sanitasi untuk semua toko yang dioperasikan perusahaan guna membantu mencegah penyebaran semua kuman." 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya