Berita

Jiwasraya/Net

Bisnis

Kantor Sri Mulyani Didatangi Puluhan Nasabah Jiwasraya, Tuntut Pembayaran

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 13:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL Puluhan nasabah yang menjadi korban Jiwasraya membentuk kelompok bernama Forum Korban Jiwasraya. Mereka mendatangi Kantor Kementerian Keuangan untuk menyampaikan  surat kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Dalam surat itu mereka meminta pemerintah membayarkan duit mereka yang kini bermasalah di perusahaan pelat merah itu. Salah satu nasabah menyebut mereka akan menggunakan hak tagih sebagai pemegang polis.

"Kami menuntut pertanggungjawaban negara sebagai ultimate share holder Jiwasraya. Kami pun menggunakan hak tagih masing-masing pemegang polis," ujarnya, Kamis, (6/2).


Sekitar 200 nasabah yang tergabung di dalam kelompok itu berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga Surabaya. Juga ada warga asing. Mereka meminta Menteri Keuangan ikut memikirkan nasib mereka dan segera mengambil tindakan.

Sebenarnya jumlah nasabah yang dirugikan atas kasus gagal bayar ini jumlahnya jauh lebih banyak lagi. Namun yang tergabung di group hanya 200-an saja.

"Mereka merasa gagal karena sampai hari ini tidak dikembalikan," ujar salah satu nasabah.

Nasabah lain juga mengatakan mereka adalah korban sehingga meminta perhatian pemerintah dalam mengatasi masalah ini.

Mereka semua sama-sama berkata, Kementerian Keuangan adalah bagian dari ultimate shareholder Jiwasraya. Sehingga wajib ikut bertanggungjawab untuk mencari solusi untuk melunasi tunggakan dari Jiwasraya.

"Katanya mau ada pembayaran Maret 2020, tapi sampai sekarang belum jelas," kata nasabah lainnya.

"Kami cuma mau kasih surat. Suratnya isinya permohonan. Terakhir pihak Jiwasraya bilangnya akan dibayar. Tapi kapan, tidak jelas dan sekarang sudah lewat satu tahun. Tolong Menkeu hadapi kami," ujar mereka berbarengan.

Kedatangan para nasabah itu akhirnya diterima oleh salah seorang pegawai Kementerian Keuangan. Pegawai itu berjanji akan membantu menyampaikan surat kepada yang terkait.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya