Berita

Ilustrasi Asabri/Net

Bisnis

Perombakan Direksi Asabri, Luhut: Ya, Sudah Tepatlah!

JUMAT, 31 JANUARI 2020 | 10:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Asabri mengalami perombakan direksi. Melalui SK-36/MBU/01/2020, 30 Januari 2020, Menteri BUMN mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota direksi perusahaan perseroan (Persero) PT ASABRI, yang semula hanya tertulis Direktur kini terbagi menjadi Direktur SDM dan Hukum, Direktur Keuangan, dan Direktur Investasi.

Lewat SK itu pula, Menteri BUMN Erick Thohir mencopot direktur perusahaan pelat merah itu, yaitu Herman Hidayat dan Rony Hanityo Apriyanto.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ikut berkomentar soal pencopotan dua direktur tersebut. Menurut Luhut, pencopotan itu tentu dengan pertimbangan yang tepat.


"Tentu pertimbangannya tepatlah," katanya singkat usai menghadiri acara Indonesia's New Landscape, Jakarta Pusat, Kamis (30/1).

Pencopotan dua direktur itu terjadi saat perusahaan asuransi yang mengelola dana anggota TNI, Polri dan ASN Kementerian Pertahanan itu tengah menjadi sorotan publik karena kasus dugaan korupsi. Mengenai hal ini, Luhut tak memberikan komentarnya, selain mengatakan pertimbangan itu sudah tepat.

Sebelumnya, Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi XI DPR RI, Jakarta, menjelaskan, pengelolaan program Tabungan Hari Tua (THT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM) mengalami penurunan aset. Total aset dalam pengelolaan program tersebut tercatat Rp 19,4 triliun pada 2018, kemudian dalam laporan keuangan 2019 yang belum diaudit menjadi Rp 10,6 triliun.

"Total aset tahun 2018 sebesar Rp 19,4 triliun sedangkan unaudited 2019 sebesar Rp 10,6 triliun. Ini terjadi karena penurunan nilai saham dan reksa dana. Dan yang menonjol adalah saham dan reksa dana dua orang yang menjadi tetangga sebelah kita," jelasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya