Berita

Jaya Suprana/Ist

Jaya Suprana

Fastabiqul Khoirot Menolong Korban Banjir

KAMIS, 02 JANUARI 2020 | 22:19 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DARI lubuk sanubari terdalam melalui naskah sederhana ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada para penjaga pintu-pintu air yang siang-malam tanpa henti mengorbankan energi lahir-batin demi senantiasa siap siaga menjaga pintu-pintu air agar banjir jangan makin ganas menenggelamkan berbagai wilayah Jabotabek dan Jawa Barat.

Bela Rasa

Terima kasih saya ucapkan kepada para anggota laskar TNI dan Polri yang perwira terjun langsung ke lapangan atau lebih tepatnya kubangan air demi menolong rakyat tertimpa prahara banjir. Terima kasih saya ucapkan kepada BPNB dan PMI yang langsung turun tangan menolong para korban banjir.


Terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat dan Gubernur DKI Jakarta beserta segenap walikota dan bupati daerah-daerah terendam banjir yang telah secara nyata mengejawantahkan bela rasa terhadap para korban yang kehilangan harta benda, bahkan nyawa akibat bencana banjir. Saya berterima kasih terhadap swadaya masyarakat seperti yang dilakukan Jaringan Relawan Kemanusiaan Indonesia menyalurkan sumbangsih para perusahaan dan dermawan untuk meringankan derita para korban banjir.

Laskar pengabdi kemanusiaan umat Buddha, Hindu, Islam, Nasrani selalu siap menolong para korban bencana alam. Tentu saja ucapan terima kasih wajib diberikan kepada para perusahaan dan dermawan yang secara tanpa pamrih mempersembahkan sumbangsih bantuan bagi para korban banjir.

Fastabiqul Khoirot

Terima kasih saya ucapkan kepada bangsa Indonesia yang berkenan membuktikan diri sebagai bangsa beradab. Alih-alih sibuk cari kambing hitam sambil saling menyalahkan, sesama warga Indonesia yang sadar kemanusiaan justru saling bergotong-royong, bahu-membahu bersama mengejawantahkan makna adiluhur terkandung di dalam sila Kemanusiaan Adil dan Beradab menjadi kenyataan sikap dan perilaku perikemanusiaan.

Berbekal semangat fastibiqul khoirot, para pemerhati kemanusiaan bukan saling sengit bersaing berbuat buruk, namun justru saling bersaing berbuat baik terhadap sesama manusia. Memang bangsa yang beradab niscaya bersatupadu dalam upaya, bukan memberatkan namun meringankan derita sesama manusia.

Saya bangga menjadi warga bangsa Indonesia! Merdeka!

Penulis adalah Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya