Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Pemerintahan Baru Jokowi: Pejabat Dapat Mobil Mewah, Rakyat Diberi "Kado" Kenaikan BPJS Dan Listrik

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 11:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemerintahan Presiden Joko Widodo benar-benar mencekik rakyat. Di tengah perekonomian yang lesuh, Jokowi berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan dan tarif listrik.

Pada sisi lain, pembantu Jokowi di Kabinet Kerja jilid II nanti akan mendapatkan fasilitas mewah berupa mobil dinas baru Toyota Crown 2.5 HV G-Executive.

"Benar-benar tidak pro rakyat, ini namnya 'nawasengsara' bukan nawacita," kata pengamat politik anggaran, Uchok Sky Khadafi kepada redaksi, Kamis (5/9).


"Pejabat dapat hadiah manis, sementara rakyat dikasih pil pahit berupa kenaikan BPJS, listrik dan tol," lanjut dia.

Menurut Uchok, kalau pejabat tetap ingin mendapatkan fasilitas mewah, sumber dan pendapatan keuangan negara yang ditambah, bukan memeras rakyat.

"Ini bukti pemerintah gagal, utang terus naik dan menumpuk, gaji pegawai naik, fasilitas pejabat bertambah, sementara sumber keuangan tidak ada. Makanya rakyat yang diperas," sesalnya.

Dengan kondisi keuangan seperti ini, Uchok menyarankan pemerintah harusnya menahan nafsu untuk menambah fasilitas, dan segera lakukan penghematan.

"Jokowi jangan hanya senyum pada rakyat, tapi di belakang masyarakat diberi pil pahit," tutupnya.

Pemerintah berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan dua kali lipat, dan mencabut subsidi listrik 24,4 juta pelanggan 900 VA pada tahun depan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya