Berita

Jaya Suprana/Istimewa

Jaya Suprana

Teka-Teki Andaikatamologis

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 09:57 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ALJABAR sebagai bagian penting dalam ilmu matematika mengandung sukma andaikatamologi. Maka cukup banyak teka-teki bersifat andaikatamologis. Satu di antaranya adalah sebuah kisah legenda yang dikembangkan dari wiracarita Mahabharata.

Andaikatamologi
Alkisah Raja Hastinapura, Destrarasta sebagai penyandang tunanetra menyelenggarakan pesta-pora di pelataran istana Hastinapura mendirgahayu hari kelahiran ketujuhbelas putri tunggalnya sebagai satu-satunya perempuan di antara 100 Kurawa yaitu Dursilawati.

Akibat tidak bisa melihat kenyataan jumlah tamu yang hadir pada pesta pora itu maka Destrarasta bertanya kepada Dursilawati yang bisa melihat. Satu-satunya putri Destrarata yang cerdas matematika itu memberi penjelasan andaikatamologis serta aritmetis kepada ayahnya sebagai berikut: “Andaikata dua kali lipat jumlah tamu yang hadir dan separuh dan seperempat tamu yang hadir masih ditambah seorang tamu maka jumlah tamu yang hadir adalah 100 orang “.

Akibat tidak bisa melihat kenyataan jumlah tamu yang hadir pada pesta pora itu maka Destrarasta bertanya kepada Dursilawati yang bisa melihat. Satu-satunya putri Destrarata yang cerdas matematika itu memberi penjelasan andaikatamologis serta aritmetis kepada ayahnya sebagai berikut: “Andaikata dua kali lipat jumlah tamu yang hadir dan separuh dan seperempat tamu yang hadir masih ditambah seorang tamu maka jumlah tamu yang hadir adalah 100 orang “.

Sebab saya tidak secerdas Dursilawati maka andaikata pertanyaan saya dijawab dengan teka-teki andaikatamologis serumit itu maka pasti saya marah terhadap kekurangajaran Dursilawati yang terkesan sok ingin membuktikan bahwa saya tidak secerdas satu-satunya perempuan Kurawa itu.

Aljabar
Ternyata Destrarasta tidak sedungu saya serta tidak kalah cerdas matematika ketimbang satu-satunya putrinya itu. Penjelasan Dursilawati diterjemahkan oleh Destrarasta ke dalam bahasa aljabar di dalam benaknya sendiri menjadi sebuah rumus andaikatamologis berdasar pengandaian bahwa jumlah tamu yang dipertanyakan adalah X sebagai berikut : 2X + 1/2X +1/4X + 1= 100 .

Maka melalui proses penghitungan aljabariah andaikatamologis akhirnya Destrarasta tanpa melihat kenyataan yang terjadi dapat mengetahui bahwa jumlah tamu yang hadir berdasar teka-teki andaikatamologis yang diajukan Dursilawati yaitu 36 orang.

Penulis pembelajar andaikatamologi.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya