Berita

Adilla Azis/Net

Politik

Adilla Azis: Tegas Dan Berani, Semoga La Nyalla Bisa Perkuat Posisi Tawar DPD

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 17:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode mendatang mayoritas adalah pendatang baru. Persentasenya, hanya sekitar 30 persen petahana (incumbent) dan sisanya wajah baru.

DPD periode 2019-2024 diharapkan lebih kuat dan memiliki posisi tawar yang lebih besar.

"Kami ingin bargaining DPD lebih kuat lagi, baik di pemerintah maupun di DPR," kata anggota terpilih DPD RI dari Jawa Timur, Adilla Azis saat dihubungi Kantor Berita RMOL, Selasa (13/8).


Untuk mewujudkan itu, dubutuhkan pimpinan terlebih ketua senator yang memiliki beberapa kriteria. Seperti, tegas dan berani.

Menurut Adilla Azis, salah satu figur yang digadang-gadang menjadi Ketua DPD dan memiliki kriteria itu adalah La Nyalla Mattalitti.

"Pak La Nyalla tegas, berani dan tidak abu-abu. Jarang orang sepert itu, setiap pekerjaan pasti tuntas. Mudah-mudahan bisa menguatkan DPD sehinggan keberadaan lembaga ini benar-benar bisa dirasakan masyarakat," tutupnya.

Pada pemilihan umum yang lalu, La Nyalla berhasil mengantongi lebih dari 2 juta suara. La Nyalla pernah menjabat ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2015-2016, kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur dan ketua umum Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jatim.

Dia juga pernah menjadi kepala Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional Indonesia (Gapeknas), ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim, dan kepala Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia (ATAKI).

Selain La Nyalla, tokoh lain yang juga dianggap berpeluang menjadi ketua DPD antara lain Ratu Hemas (Yogyakarta), Nono Sampono (Kalimantan Utara), Jimly Asshiddiqie (DKI Jakarta) dan Fadel Muhammad (Gorontalo).

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya