Berita

La Nyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

La Nyalla: Mbah Moen Sosok Yang Komplit

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 15:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota terpilih DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti menilai sosok KH. Maimun Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen bukan hanya ulama kharismatik Indonesia, tetapi juga ulama yang memiliki wawasan keilmuan yang komplit, mulai dari ilmu keagamaan hingga ilmu politik kebangsaan.

"Yang saya tahu persis, beliau dikenal memiliki pengaruh yang besar, utamanya di bidang politik. Selain ilmu keagamaan yang mumpuni," ungkap La Nyalla, di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/8).

Seperti diketahui, Mbah Moen, pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, wafat saat tengah menunaikan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi, Selasa (6/8), pukul 04.17 waktu setempat.


Ditambahkan La Nyalla, selain berpengaruh di dunia politik Indonesia, Mbah Moen juga dikenal menjadi rujukan banyak ulama Indonesia yang ingin mempelajari bidang fikih.

"Beliau ahli ushul fiqh, selain alim dan faqih. InsyaAllah beliau khusnul khotimah," ujar La Nyalla yang dikenal dekat dengan sejumlah kiai tersebut.

Mbah Moen juga dikenal sebagai organisatoris, saat dipercaya menjabat Mustasyar NU. Dalam dunia politik, Mbah Moen memilih bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan. Di saat NU sedang ramai mendirikan PKB pada tahun 1998, Mbah Moen lebih memilih tetap di PPP. Di partai dengan gambar Ka'bah itu, Mbah Moen menduduki posisi sebagai Ketua Mejelis Syariah PPP.

Selain dikenal sebagai ulama dan organisatoris, ulama kharismatik kelahiran 28 Oktober 1928 itu juga dikenal sebagai politisi. Dalam dunia politik, Mbah Moen pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang, Jawa Tengah selama 7 tahun. Selain itu Mbah Moen juga pernah menjadi anggota MPR RI yang mewakili daerah Jateng selama tiga periode.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya