Berita

Rudal yang ditemukan/BBC

Dunia

Empat Rudal Perancis Ditemukan Di Pangkalan Pro-Jenderal "Nakal" Libya

KAMIS, 11 JULI 2019 | 00:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perancis membantah telah melanggar embargo senjata PBB pasca laporan soal ditemukannya empat rudal anti-tank Perancis di pangkalan terkait dengan jenderal "nakal", Libya Khalifa Haftar.

Kementerian Pertahanan Perancis mengatakan bahwa rudal Javelin buatan Amerika Serikat itu tidak pernah dimaksudkan untuk diserahkan ke kelompok mana pun, karena rudal tidak bisa digunakan dan rencananya akan dihancurkan.

Namun, rudal-rudal itu ditemukan di sebuah kamp di selatan ibu kota Tripoli, dan kabarnya digunakan oleh pasukan yang setia kepada Jenderal Haftar.


Pasukan Jenderal Haftar saat ini diketahui berjuang untuk menguasai Tripoli dengan melancarkan serangkaian serangan sejak April lalu.

Keempat rudal itu ditemukan pada bulan Juni lalu ketika pasukan yang setia kepada pemerintah yang didukung PBB menyerbu sebuah kamp dan kemudian menemukan senjata itu.

Perancis mengakui kepemilikan atas senjata itu.

"Senjata-senjata ini untuk melindungi pasukan yang melakukan misi intelijen dan anti-teror," begitu pernyataan Kementerian Pertahanan Perancis (Rabu, 10/7), seperti dimuat BBC.

Namun diegaskan bahwa rudal itu rusak dan tidak dapat digunakan. Rudal disimpan sementara di sebuah depo sebelum dihancurkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya