Berita

Meng Hongwei/Net

Global

Sang Suami Belum Pulang, Istri Meng Hongwei Gugat Interpol Di Pengadian Arbitrase

SENIN, 08 JULI 2019 | 07:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Istri mantan kepala Interpol, yang ditahan di kampung halamannya di China tahun lalu, Meng Hongwei, yakni Grace Meng menggugat agen kerjasama polisi global, Interpol karena diklaim gagal melindungi keluarganya.

Dia juga mengklaim, Interpol terlibat dalam menghilangnya sang suami di Chinaz

Grace pertama kali secara terbuka melaporkan bahwa suaminya hilang pada awal Oktober 2018 lalu. Dia menjelaskan bahwa sang suami melakukan perjalanan kembali ke China pada 25 September 2018 dari rumah mereka di Perancis di mana organisasi tersebut bermarkas.


Beberapa hari setelah itu, tepatnya pada tanggal 7 Oktober 2018, Interpol mengatakan bahwa Meng telah mengundurkan diri sebagai presiden Interpol. Namun, sosoknya belum pernah terlihat sejak saat itu.

Grace menilai, Interpol tidak memiliki kekuatan untuk mengecah kejadian semacam itu.

Akan tetapi, seorang juru bicara Interpol mengatakan tuduhan Grace tidak berdasar dan agensi itu membantah terlibat dalam masalah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Grace Meng mengatakan bahwa dia telah memulai proses hukum terhadap Interpol di Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag.

Grace menambahkan bahwa Interpol telah gagal melindungi dan membantu keluarganya dan terlibat dalam tindakan salah internasional negara anggotanya, China.

"Pengadilan akan dibentuk dan akan memutuskan apakah menghilangnya suami saya hanya masalah bagi otoritas terkait di Perancis dan China, seperti yang dituduhkan oleh Interpol, atau apakah Interpol sendiri melanggar kewajibannya kepada keluarga saya," begitu kata Grace dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters. [{

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya