Berita

Jaya Suprana

Ikut Menyampaikan Saran

MINGGU, 07 JULI 2019 | 13:44 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MUMPUNG sudah banyak pihak mengajukan nama-nama calon menteri pada kabinet baru yang akan dibentuk, maka sebagai rakyat jelata saya mohon izin memberanikan diri ikut menyampaikan saran kepada Presiden Jokowi.

Harapan

Saya menyarankan agar Susi Pujiastuti, Nila Moeloek, Retno Marsudi, Sri Mulyani, Puan Maharani, Siti Nurbaya Bakar, Luhut Panjaitan, Pratikno, Pramono Anung, Eko Putro Sandjojo, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Amran Sulaiman, Rudiantara, Hadi Tjahjanto, Tito Karnavian diperkenankan melanjutkan tugas bakti yang telah berhasil mereka emban dengan baik.


Prof Mahfud MD diangkat menjadi Menteri Hukum Dan HAM atau Jaksa Agung. Yenny Wahid menjadi Menteri Urusan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hasto Kristianto Menteri Dalam Negeri, Grace Natalie Menteri Sosial, Gatot Nurmantyo Menteri Pertahanan, Moeldoko Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Budiman Sujatmiko Menteri Ketenagakerjaan, Hendrawan Supratikno Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

Rizal Ramli Menko Ekuin, Hilmar Farid Menteri Kebudayaan yang Insha Allah akhirnya dipisah dari Menteri Pendidikan, Ilham Akbar Habibie Menteri Riset dan Teknologi. Basuki Tjahaja Purnama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Agus Harimurti Yudhoyono Menteri Pemuda dan Olaharga, Harry Tanusudibyo Menteri Perdagangan, Rini Suwandi Menteri Perindustrian, Franki Wijaya Menteri Badan Usaha Milik Negara, Ignatius Jonan Menteri Perhubungan.

Sudirman Said kembali Menteri ESDM, Chappy Hakim Kepala Badan Penerbangan Nasional, Harjono Kartohadiprojo Kepala Badan Perhubungan Laut Nasional, HS Dillon Ketua Komnas HAM, Christanto Wibisono Kepala Badan Pusat Statistik, Ghafur Akbar Darma Putra Ketua Komite Pengawas Tatalaksana Pembangunan Berkelanjutan.

Subyektif

Tentu saja saran sepenuhnya bersifat subyektif serta terbatas sejauh mengenal para tokoh yang berada di dalam jangkauan daya pengamatan terbatas saya. Mohon dimaafkan apabila saran saya tidak berkenan bagi Anda atau orang lain. Dan tentu saja saran saya sama sekali tidak mampu mempengaruhi hak prerogatif presiden untuk memilih para menteri untuk duduk di jajaran kabinet baru yang dibentuk berdasar pertimbangan kehendak dan selera presiden.

Penulis adalah rakyat yang mengharapkan kabinet baru dengan potensi dan kinerja lebih baik ketimbang kabinet terdahulu

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya