Berita

UNESCO/Net

Global

Kota Kuil Kuno Bagan Myanmar Resmi Masuk Situs Warisan Dunia UNESCO

MINGGU, 07 JULI 2019 | 06:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kota kuil kuno Bagan di Myanmar resmi masuk dalam daftar Situs Warusan Dunia UNESCO pada akhir pekan ini (Sabtu, 6/7).

Usulan Myanmar untuk mendaftarkan situs Bagan disetujui pada pertemuan badan budaya PBB di Baku, Azerbaijan.

Dewan Internasional tentang Monumen dan Situs merekomendasikan daftar tersebut dan mencatat bahwa Myanmar telah mengadopsi undang-undang warisan baru dan telah membentuk rencana untuk mengurangi dampak perkembangan hotel dan pariwisata di sekitar kuil.


Penetapan UNESCO itu berarti ada pengakuan soal pentingnya situs kuno di Myanmar yang mencakup lebih dari 3.500 stupa, kuil, biara, dan bangunan lain yang dibangun antara abad ke-11 dan ke-13 itu.

Dampaknya, penetapan UNESCO itu akan membuka keran ekonomi untuk industri pariwisata Myanmar.

Bagan pertama kali dinominasikan sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1995, tetapi pemerintah militer yang memerintah negara itu pada saat itu dituduh mengabaikan nasihat para ahli tentang upaya restorasi. Akibatnya, nominasi tersebut ditolak.

Namun Myanmar telah memperbarui upaya untuk mendaftarkan situs tersebut sejak transisi dari pemerintahan militer dimulai pada 2011.

"Bagan adalah warisan hidup, setelah menanggung semua bentuk tantangan selama lebih dari seribu tahun," kata diplomat Myanmar Kyaw Zeya, berbicara atas nama delegasi Myanmar pada pertemuan Baku, seperti dimuat Reuters.

"Hari ini kita merayakan momen sukacita dari kesuksesan tulisan Bagan di Daftar Warisan Dunia. Setelah itu kami akan melanjutkan upaya kami dalam konservasi dan pengelolaan Bagan sehingga warisan yang berharga ini akan tetap ada selama seribu tahun lagi," tutupnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya