Berita

Iran/Net

Global

Iran Siap Perkaya Uranium Menjadi Lima Persen Untuk Tujuan Damai

MINGGU, 07 JULI 2019 | 06:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran tidak tanggung-tanggung mengambil langkah untuk memperkaya uraniumnya.

Penasihat utama untuk pemimpin tertinggi Iran telah mengisyaratkan, Teheran dapat meningkatkan pengayaan uraniumnya menjadi lima persen untuk tujuan damai.

"Pengayaan uranium akan meningkat sebanyak yang dibutuhkan untuk kegiatan damai kami," kata penasihat hubungan internasional untuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Ali Akbar Velayati akhir pekan ini (Sabtu, 6/7).


Langkah ini diambil setelah Iran mengancam akan menangguhkan bagian-bagian kesepakatan nuklir dengan kekuatan dunia pasca penerapan kembali sanksi dari Amerika Serikat.

Kesepakatan itu membatasi maksimal pengayaan Iran pada 3,67 persen dan cukup untuk pembangkit listrik, tetapi jauh di bawah tingkat lebih dari 90 persen yang dibutuhkan untuk senjata nuklir.

"Untuk reaktor nuklir Bushehr, kami membutuhkan pengayaan lima persen dan itu adalah tujuan yang sepenuhnya damai," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia.

Bushehr sendiri adalah satu-satunya stasiun tenaga nuklir Iran dan saat ini menggunakan bahan bakar impor dari Rusia yang dipantau secara ketat oleh Badan Energi Atom Internasional PBB.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya