Berita

Iran/Net

Dunia

Kecam Penyitaan Kapal Tanker Di Gibraltar, Iran Panggil Dutabesar Inggris

JUMAT, 05 JULI 2019 | 08:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran mengecam penyitaan salah satu kapal tanker minyaknya di Gibraltar pada Kamis (4/7).

Iran memanggil dutabesar Inggris di Teheran sebagai protes atas penyitaan tersebut.

"Setelah intersepsi ilegal sebuah kapal tanker minyak Iran di selat Gibraltar oleh pasukan angkatan laut Inggris, duta besar negara itu untuk Teheran dipanggil ke kementerian luar negeri," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Moussavi di Teheran (Kamis, 4/7).


Kapal Grace 1 yang memiliki panjang sekitar 330 meter itu diketahui dihentikan berlayar pada dini hari Kamis (4/7) oleh polisi dan agen bea cukai di Gibraltar. Wilayah ini merupakan area kecil Inggris di luar negeri yang terletak di ujung selatan Spanyol.

Penyitaan kapal itu dibantu oleh detasemen Marinir Kerajaan Inggris.

Kapal itu ditahan empat kilometer selatan Gibraltar, di wilayah yang dianggap sebagai perairan Inggris. Meski begitu, Spanyol mengklaim bahwa itu adalah wilayah Spanyol.

"Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa Grace 1 membawa pengiriman minyak mentahnya ke Kilang Banyas di Suriah," kata Kepala Menteri Gibraltar Fabian Picardo dalam sebuah pernyataan.

"Kilang itu adalah milik entitas yang dikenai sanksi Uni Eropa terhadap Suriah. Kami telah menahan kapal dan muatannya," sambung Picardo.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Spanyol Josep Borrell mengatakan bahwa kapal itu ditahan atas permintaan Amerika Serikat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya