Berita

Polisi Sri Lanka/Net

Global

Gagal Cegah Serangan Bom Minggu Paskah, Kepala Polisi Sri Lanka Ditangkap

SELASA, 02 JULI 2019 | 23:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala polisi Sri Lanka Inspektur Jenderal Pujith Jayasundara dan mantan menteri pertahanan Hemasiri Fernando ditangkap karena dinilai gagal mencegah pemboman Minggu Paskah yang menewaskan lebih dari 250 orang bulan April lalu.

Keduanya ditangkap pada hari Selasa (2/7), sehari setelah Jaksa Agung Dappula de Livera mengatakan bahwa mereka harus ditangkap dan didakwa dengan kejahatan berat terhadap kemanusiaan karena gagal mencegah serangan terhadap gereja dan hotel mewah di Sri Lanka 21 April lalu.

Serangan itu sendiri diklaim oleh kelompok militan ISIS. Sebelum serangan terjadi, pihak kepolisian Sri Lanka telah diperingatkan oleh intelijen India soal rencana serangan tersebut.


Kedua pejabat top keamanan Sri Lanka itu berada di rumah sakit berbeda saat penangkapan dilakukan. Keduanya tengah menjalani perawatan berbeda.

Jaksa Agung de Livera menyebut, mereka harus dibawa ke hadapan hakim karena kelalaian kriminal.

"Kelalaian mereka sama dengan apa yang dikenal di bawah hukum internasional sebagai kejahatan berat terhadap kemanusiaan," tulisnya seperti dimuat Al Jazeera.

Sembilan petugas senior polisi lainnya juga ditetapkan oleh jaksa agung sebagai tersangka yang harus dituntut karena peran mereka dalam pelanggaran keamanan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya