Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat bertemu di DMZ/Net

Dunia

Salah Deteksi Kawanan Burung, Korsel Kirim Jet Tempur Ke DMZ

SELASA, 02 JULI 2019 | 09:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan segera mengerahkan jet tempur setelah sebuah benda terbang tak dikenal terdeteksi radar dan memicu kekhawatiran di Zona Demiliterisasi (DMZ) pada Senin (1/7).

Pengumuman itu sempat membuat geger, karena terjadi hanya selang sehari setelah pertemuan bersejarah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di DMZ.

Russia Today memuat, objek tersebut memiliki tanda radar yang mirip dengan helikopter.


Namun kemudian diketahui bahwa objek yang terdeteksi itu adalah kawanan burung.

"Setelah menemukan benda tak dikenal di langit di atas DMZ, pilot Angkatan Udara dikerahkan dan kemudian mengkonfirmasi bahwa jejak itu dibuat oleh sekitar 20 burung," kata seorang perwira staf Kepala Staf Gabungan kepada wartawan di Seoul, seperti dimuat ABC News.

Sebagai informasi, DMZ merupakan sebidang tanah tak bertuan selebar 4 km. DMZ telah memisahkan Korea Utara dan Selatan sejak Perang Korea dihentikan oleh perjanjian gencatan senjata pada tahun 1953. Menurut DMZ Ecology Research Institute, DMZ merupakan rumah bagi sekitar 159 spesies burung, banyak di antaranya merupakan spesies yang dilindungi atau hampir punah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya