Berita

Menlu Iran Javad Zarif/Net

Dunia

Menlu Zarif: Kompensasi Eropa Tidak Memadai, Iran Memperkaya Stok Uranium

SENIN, 01 JULI 2019 | 23:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan negara itu telah meningkatkan tingkat produksi uraniumnya menjadi lebih dari 300 kilogram.

Peningkatan produksi uranium tersebut, menurutnya sejalan dengan paragraf 26 dan 36 dari perjanjian nuklir 2015 dengan kekuatan dunia, yang secara resmi diketahui sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

"Menurut informasi saya, Iran telah melampaui batas 300kg (dalam memproduksi uranium yang diperkaya rendah) dan kami telah mengumumkan (bahwa kami berencana melakukan) ini," kata diplomat top Iran tersebut (Senin, 1/7).


Dia menambahkan bahwa langkah yang diambil Iran itu merupakan bagian dari hak Iran sesuai dengab JCPOA.

Zarif menambahkan, Iran telah mengumumkan bahwa jika langkah-langkah yang diambil oleh Eropa untuk mengkompensasi kemungkinan kerugian terhadap Iran setelah penarikan Amerika Serikat secara sepihak dari JCPOA tidak memadai, negara itu akan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi komitmennya sebagai imbalan.

"Kami sudah mengumumkan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh orang Eropa belum mencukupi, dan seperti yang diumumkan Republik Islam, kami akan menerapkan tahap kedua untuk mengurangi komitmen kami," tutur Zarif.

"Tahap pertama sedang berlangsung baik sehubungan dengan stok uranium (yang diperkaya) dan cadangan air berat, dan tahap berikutnya telah diumumkan dan akan dilaksanakan," sambungnya seperti dimuat Press TV.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya