Berita

Pengunjuk rasa membuat kekacauan di dalam gedung parlemen Hong Kong/Net

Dunia

Unjuk Rasa Berujung Ricuh, Ratusan Orang Rusak Gedung Parlemen Hong Kong

SENIN, 01 JULI 2019 | 22:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gelombang unjuk rasa terbaru di Hong Kong kembali terjadi awal pekan ini (Senin, 1/7). Aksi hari ini berujung ricuh.

Ratusan pengunjuk rasa menyerbu gedung parlemen Hong Kong dan membuat kerusuhan di dalamnya. Mereka menghancurkan dinding-dinding dan masuk ke sejumlah ruangan di dalam gedung tersebut.

Ironisnya, aksi tersebut dilakukan tepat pada hari peringatan kembalinya Hong Kong tahun 1997 ke China.


Aksi tersebut dipicu kegeraman pengunjuk rasa atas RUU ekstradisi yang memungkinkan tersangka di Hong Kong diekstradisi ke China untuk diadili.

Polisi memperingatkan para pengunjuk rasa untuk segera keluar dari gedung. Mereka bahkan mengancam akan mengerahkan kekuatan yang sesuai jika para pengunjuk rasa tetap berada di dalam.

Namun para pengunjuk rasa justru menanggapinya dengan memperkuat barikade di luar gedung. Meski demikian, masih belum pasti apakah mereka yang berada di dalam akan meninggalkan gedung atau bertahan di dalamya.

Di dalam gedung, para pengunjuk rasa berbuat onar di gedung dengan merobek potret kepala eksekutif dari dinding dan menyemprotkan grafiti yang menyerukan pembebasan para demonstran yang ditangkap.

Selain itu, dimuat Channel News Asia, bendera era kolonial tua yang terbungkus di kursi pembicara dan sebuah plakat yang menunjukkan bunga putih, simbol Hong Kong, dihitamkan dengan cat semprot. Sebelumnya mereka juga merusak sejumlah pintu dan jendela di gedung tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya