Berita

Ratu Maxima dari Belanda/Net

Dunia

Tidak Bahas Kematian Khashoggi Saat Bertemu MBS, Ratu Belanda Kebanjiran Kritik

MINGGU, 30 JUNI 2019 | 08:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratu Maxima dari Belanda kebanjiran kritik setelah bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) selama KTT G20 di Jepang.

Pelapor Khusus PBB untuk Eksekusi di luar Pengadilan, yang telah menyelidiki pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, yakni Agnes Callamard menuduh Maxima secara tidak langsung terlibat dalam kasus tersebut dengan cara tidak membahas kasus itu dengan MBS.

"Jika Anda tidak berbicara dan tidak menuntut keadilan, itu menunjukkan bahwa Anda tidak perlu khawatir," kata Callamard, seperti dimuat Al Jazeera (Sabtu, 29/6).


Dalam penyelidikannya, Callamard mengatakan MBS harus diselidiki atas pembunuhan Khashoggi, dengan mengutip bukti yang dapat dipercaya.

Dalam laporannya yang dirilis awal bulan ini, Callamard mengatakan kematian Khashoggi " merupakan pembunuhan di luar proses hukum yang menjadi tanggung jawab Negara Kerajaan Arab Saudi.

Maxima sendiri diketahui menghadiri KTT di Osaka dalam kapasitasnya sebagai penasihat khusus sekretaris jenderal PBB untuk keuangan inklusif untuk pembangunan.

Dia berbicara dengan MBS pada hari Jumat (28/6) tentang kredit mikro dan membantu perempuan untuk mendirikan bisnis. Pembunuhan Khashoggi tidak dibahas selama pertemuan tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya