Berita

Kerusuhan yang terjadi di Ethiopia beberapa waktu lalu/Net

Dunia

Pasca Kudeta, Ethiopia Tangkap 50 Anggota Oposisi

JUMAT, 28 JUNI 2019 | 01:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas Ethiopia menangkap lebih dari 50 orang setelah upaya kudeta di wilayah Ethiopia.

Oposisi Gerakan Nasional Amhara (NaMA) mengatakan bahwa puluhan pendukungnya telah ditangkap. Penangkapan terjadi di ibukota, Addis Ababa.

"Kampanye penangkapan terhadap anggota NaMA dan simpatisan tidak hanya diarahkan pada sebuah partai, tetapi juga merupakan serangan berbasis identitas," kata juru bicara NaMA, Christian Tadele kepada AFP (Kamis, 27/6).


Penangkapan tersebut dilakukan pasca pembunuhan kepala militer yang dilaporkan dibunuh oleh pengawalnya dalam upaya kudeta.

Selain Panglima Angkatan Darat Jenderal Seare Mekonnen, empat pejabat lainnya juga meninggal akibat kekerasan di tengah upaya kudeta.

Sementara itu, tersangka pemimpin kudeta, Brigadir Jenderal Asaminew Tsige telag ditembak mati awal pekan ini oleh otoritas keamanan Ethiopia.

Asminew sendiri merupakan anggota partai yang memerintah wilayah Amhara, yakni Partai Demokrat Amhara (ADP), anggota koalisi yang berkuasa, Front Demokrasi Revolusioner Rakyat Ethiopia (EPRDF).

Dia memiliki reputasi untuk nasionalisme etnis garis keras dan sebelumnya meminta orang Amhara untuk memiliki otonomi yang lebih besar.

Awal bulan ini, dalam sebuah video di media sosial, Asaminew juga secara terbuka menyarankan Amhara untuk mempersenjatai diri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya