Berita

Venezuela/Net

Global

OAS Gelar Sidang Di Kolombia, Masalah Venezuela Jadi Sorotan Utama

RABU, 26 JUNI 2019 | 08:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perwakilan dari 35 pemerintah di Amerika Utara dan Selatan yang tergabung dalam Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) akan bersidang di Medellin, Kolombia mulai Rabu (26/6) hingga Jumat (28/6).

Pertemuan ini dilakukan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi di kawasan tersebut. Krisis politik Venezuela akan menjadi salah satu sorotan utama di atas meja persidangan OAS.

Namun diperkirakan, OAS akan muncul dengan nada yang lebih lembut kepada Venezuela, mengingat kecaman keras oleh OAS selama bertahun-tahun gagal memengaruhi cengkeraman Presiden Venezuela Nicolas Maduro atas kekuasaan.


OAS sendiri membuat langkah paling drastis pada bulan April tahun ini dengan mengusir perwakilan Maduro dan menerima delegasi yang dikirim oleh oposisi Juan Guaido.

Tetapi perjuangan tanpa hasil yang memuncak dengan pemberontakan yang gagal, yang dipimpin oleh Guaido pada 30 April lalu telah meredupkan harapan untuk pengambil-alihan Istana Miraflores.

"Kemungkinan perubahan mendadak kekuasaan telah menghilang dan harus ada cara lain untuk mengeksplorasi kemungkinan lain, kata direktur Amerika Latin untuk International Crisis Group, Ivan Briscoe.

OAS sejauh ini telah terbukti tidak dapat secara signifikan mempengaruhi situasi politik di Venezuela, sehingga tidak dapat mengalihkan perhatiannya untuk membangun kerangka kerja regional untuk penerimaan eksodus migran Venezuela.

"Wilayah ini telah menghasilkan garis besar kesepakatan yang baik berdasarkan penerimaan pembagian beban, pembagian informasi dan komitmen terhadap kebijakan migrasi serupa," kata asisten peneliti di Migration Policy Institute di Washington, DC, Jessica Bolter, seperti dimuat Al Jazeera.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya