Berita

Vladimir Putin/Dok

Jaya Suprana

Ucapan Selamat Lebaran Dari Putin

KAMIS, 06 JUNI 2019 | 00:12 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BAGI yang sudah terbiasa mengkonsum berita-berita produksi industri jurnalistik Amerika Serikat maka lazimnya sudah terlanjur meyakini sebuah prasangka yang menghakimi bahwa Rusia adalah negara komunis yang atheis maka pasti jahat menindas rakyat apalagi minoritas yang masih setia menganut agama tertentu. Prasangka buruk itu diperparah oleh film-film Hollywood yang selalu menempatkan orang Rusia sebagai tokoh antagonis jahat maka hukumnya wajib dibinasakan oleh tokoh protagonis yang tentu saja adalah warga Amerika Serikat perkasa berbudi-pekerti luhur setengah dewa.

Pengalaman Pribadi

Terus terang, sebenarnya diri saya sendiri termasuk yang semula terpengaruh oleh pemberitaan pers Amerika Serikat dan film Hollywood tentang Rusia . Sampai dengan pada suatu hari saya mengalami kehilangan paspor saya dan paspor Ibu Ayla sewaktu berada di St. Peterburg . Saya mengalami sendiri sebuah bukti nyata yang menepis segenap prasangka buruk akibat segenap pemberitaan serta rekayasa pembentukan opini serba buruk tentang Rusia.


Pada kenyataan warga Rusia (bahkan termasuk polisi Rusia yang disohorkan kejam dan bengis) ternyata sangat ramah-tamah dan penuh kepedulian dalam benar-benar tulus membantu sampai akhirnya paspor kami berdua berhasil ditemukan kembali. Yang menemukan paspor kami tergeletak di lantai satu di antara sekian banyak ruang Museum Hermitage St. Petersburg adalah seorang petugas kebersihan museum legendaris tersebut yang kemudian melaporkannya ke kantor polisi setempat dan meneruskannya melalui pemandu wisata kami ke kami yang sudah dalam kondisi putus asa kehilangan paspor di Rusia!

Lebaran Rusia

Kesan positif terhadap Rusia makin mantul alias mantap betul akibat pemberitaan Kantor Berita Politik RMOL 4 Juni 2019 bahwa tidak kurang dari 274 ribu umat Islam memenuhi masjid-masjid dan sejumlah area lainnya di seluruh Moskow untuk melaksanakan ibadah Salat  Id yang di Moskow diselenggarakan Selasa 4 Juni 2019 waktu setempat.

Sebanyak 120 ribu orang melaksanakan Salat Id di Masjid Agung Moskow, lalu sekitar 36 ribu orang di Masjid Historis, 45 ribu orang di masjid di Poklonnaya Gora atau Masjid Memorial, 30 ribu di kompleks Masjid Yardyam dan Inam, 13 ribu orang di paviliun di Sokolniki, dan sekitar 3.700 lainnya melaksanakan Salat Id di Taman Brateevo serta 27 ribu orang shalat di Taman Landshaft di Distrik Yuzhnoe Butovo.  Demikian dilaporkan Russian Behind the Headline mengutip kantor berita Moskva.

Blazhenov

Informasi mengenai jumlah umat Islam yang melaksanakan Salat Id tersebut disampaikan Wakil Kepala Departemen Kebijakan Nasional dan Hubungan Antardaerah Kota Moskow Konstantin Blazhenov. Juga dilaporkan bahwa jumlah warga muslim yang melaksanakan Salat Id di Moskovskaya Oblast (wilayah pemekaran kota Moskow) mencapai 130 ribu orang.

“Ratusan ribu warga muslim memadati 49 lokasi salat Id di 38 distrik di Moskovskaya Oblast,” ujar Kepala Administrasi Spiritual Muslim Moskovskaya Oblast (DUM MO) Rushan Abbyasov kepada Moskva.

Abbyasov menambahkan, dari 49 lokasi tersebut, delapan di antaranya adalah masjid yang terletak di Zvenigorod, Naro-Fominsk, Noginsk, Orekhovo-Zuyevo, desa Rodniki di Distrik Ramensky, Solnechnogorsk, Shchelkovo, dan Staraya Kupavna. Selain itu, pemerintah setempat memfasilitasi para jemaah untuk melaksanakan Salat Id di pusat-pusat kebudayaan, kompleks olahraga, stadion dan taman di Balashikha, Krasnogorsk, Khimki, Mytishchi, Domodedovo, dan di sejumlah distrik lainnya. Ibadah Salat Id dimulai serentak pukul 07.00 waktu Moskow.

Putin

Adapun dari Kremlin dilaporkan Presiden Rusia Vladimir Putin ikut menyampaikan ucapan selamat Lebaran kepada seluruh warga Rusia yang merayakan Idul Fitri. “Sebagai penutup bulan suci Ramadan, Idul Fitri mengubah orang-orang yang beriman menjadi lebih bertakwa dan menghargai nilai-nilai Islam, serta adat dan tradisi leluhur mereka. Hari Raya Idulfitri mendorong umat Islam untuk menebarkan kebaikan dan kasih sayang, dan merawat mereka yang membutuhkan bantuan serta dukungan,” kata Presiden Putin.

Dalam ucapan Selamat Lebaran, Putin juga memuji ormas-ormas muslimin di seluruh Rusia yang telah berkontribusi dalam mengembangkan dialog antarumat beragama dan antaretnis, sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan. Menurut Putin, ormas-ormas tersebut secara konsisten dan konsekuen menentang segala bentuk intoleransi agama dan ekstremisme, memperkuat kerja sama dengan pemerintah, dan secara aktif terlibat dalam kegiatan amal dan pendidikan.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya