Berita

Jaya Suprana/net

Jaya Suprana

Terima Kasih, Polri! Terima Kasih, Presiden Jokowi!

SELASA, 04 JUNI 2019 | 01:28 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DI dalam bulan suci Ramadhan, dua hari setelah naskah “Sebuah Permohonan Kepada Presiden Jokowi” dipublikasikan oleh RMOL dan dua hari sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri, RMOL memberitakan bahwa Kepolisian Republik Indonesia telah berkenan memberikan penangguhan penahanan terhadap beberapa tahanan berdasar dugaan makar, hoax dan ujaran kebencian.

Kemurahan hati diberikan agar sesama rakyat Indonesia yang penahanannya ditangguhkan dapat berkesempatan bersama keluarga dan handai-taulan merayakan Lebaran.

Dapat dibayangkan betapa besar rasa bahagia mereka dapat bersama keluarga dan handai-taulan merayakan hari raya Idul Fitri di kediaman masing-masing.


Terima Kasih, Polri!

Sanubari saya dipadati rasa terharu dan rasa bersyukur berkat sentuhan kemanusiaan yang dipersembahkan Polri pada bulan suci Ramadhan sebagai bulan penuh kasih-sayang antara manusia dengan sesama manusia.

Sebagai rakyat Indonesia dan pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kepolisian Republik Indonesia yang telah secara nyata mengejewantahkan makna adiluhur terkandung di dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab menjadi kenyataan.

Terima Kasih, Presiden Jokowi!

Dan tentu saja, saya tak lupa mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan tertinggi negara, bangsa dan rakyat Indonesia, Presiden Jokowi yang telah berkenan menghadirkan keindahan sukma Kerakyatan dan Kebangsaan serta terutama sebagai mahkota termulia dari segala-galanya dalam kehidupan umat manusia yaitu Kemanusiaan!

Dengan penuh kerendahan hati saya bersujud demi memberanikan diri dari lubuk sanubari terdalam memohon perkenan kemurahan hati Yang Maha Kasih untuk senantiasa melimpahkan Anugerah Berkah Gemah Ripah Loh Jinawi, Tata Tenteram Kerta Raharja kepada negara, bangsa dan rakyat Indonesia. Amin.

Penulis adalah rakyat Indonesia dan pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya