Berita

Nyak Sandang dan Bambang Soesatyo/Dok

Politik

Bamsoet: DPR Bisa Belajar Banyak Dari Keteladanan Nyak Sandang

JUMAT, 06 APRIL 2018 | 08:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ketua DPR, Bambang Soesatyo merasa terhormat menerima kehadiran Nyak Sandang, salah satu tokoh Aceh yang menyumbang pembelian pesawat pertama RI, Seulawah RI-001.

Di usianya yang ke-91 tahun, Nyak Sandang masih terlihat sehat dan mampu mengingat berbagai kisah perjuangannya di masa lampau.

"Saya memberikan hormat yang sebesar-besarnya kepada Nyak Sandang. Kehadiran beliau menjadi momen penting bagi DPR RI agar bisa belajar banyak dari keteladanannya dalam berkorban untuk bangsa dan negara. Bayangkan, di masa sulit awal kemerdekaan beliau dan masyarakat Aceh lainnya telah rela menyumbang untuk negara," ujar Bamsoet saat menerima Nyak Sandang di ruang kerja pimpinan DPR, Jakarta, Kamis (5/4).


Datang menemani Nyak Sandang, politikus asal Aceh Nasir Djamil (Fraksi PKS) dan Muslim Ayub (Fraksi PAN).  Hadir pula anggota Fraksi Golkar Muhkhamad Misbakun, anggota Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni serta Anggota Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu. Nyak Sandang sendiri baru saja melakukan operasi katarak di RSPAD, Jakarta Pusat.

Bamsoet terlihat serius menyimak kisah Nyak Sandang. Bagi Bamsoet, kisah tersebut meneguhkan bahwa sejak dulu kala masyarakat Indonesia kental dengan sikap gotong royong dan cinta Tanah Air.

"Sebagai generasi yang menikmati kemerdekaan, kita harusnya malu dan introspeksi diri. Jika dahulu para leluhur dan orang tua mau berjuang, bahkan sampai patungan membeli pesawat, kenapa sekarang kita malah sibuk bertengkar antar sesama anak bangsa? Sejatinya, DNA bangsa Indonesia adalah kegotongroyongan. Ini yang jangan sampai hilang," ujar Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini mengemukakan, masih ada dua keinginan Nyak Sandang lainnya yang belum tercapai. Pertama, menunaikan ibadah haji bersama keluarga. Kedua mendirikan masjid di kampung halamannya, di Lamno, Aceh Jaya.

"Saat bertemu Presiden Jokowi, Nyak Sandang menyampaikan tiga permintaan. Operasi katarak sudah dilakukan. Dua lainnya yaitu mendirikan masjid di kampung halamannya serta menunaikan ibadah haji masih dalam proses. Saya berjanji kepada Nyak Sandang akan mengkomunikasikan kembali permintaan beliau kepada Presiden Jokowi," ujar Bamsoet.[wid]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya