Berita

Kang Hasan/Net

Politik

Kang Hasan: Guru Modal Utama Negara

SENIN, 19 MARET 2018 | 15:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kehadiran para guru merupakan tonggak kemajuan suatu bangsa yang mencetak generasi unggul melalui pendidikan berkarakter dan berakhlak mulia.

Begitu kata Dewan Pangaping Pengurus Besar (PB) Paguyuban Pasundan TB. Hasanuddin (Kang Hasan) saat menghadiri penandatanganan kerjasama antara Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan dan Persatuan Guru Nahdatul Ulama (PERGUNU) Jawa Barat terkait peningkatan SDM para guru NU di antaranya dengan memberikan beasiswa pendidikan tinggi kepada para guru di depan ratusan guru yang hadir di Gedung Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, Sabtu (17/3).

"Guru menjadi modal negara, modal paling utama adalah guru yang berkarakter dan berakhlak dan itu ada di guru NU," ungkap Kang Hasan.


Menurut Kang Hasan, kesejahteraan para guru adalah hal utama yang harus diperhatikan baik dari segi ekonomi, infrastruktur, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Sehingga, lanjutnya, para guru bisa fokus mendidik generasi bangsa dan mencetak putra-putri terbaik tanpa harus memikirkan persoalan hidup.

"Kalau guru masih melamun soal ekonomi bagaimana bisa konsentrasi mendidik peserta didik dan mencetak generasi unggul," tegasnya.

Cagub Jabar 2018 itu berharap, pemerintah bisa menyelesaikan persoalan tersebut, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sehingga, para guru bisa sejahtera.

"Pemerintah harus hadir, sesuai UU, harus memberikan kesejahteraan yang prima dan mendidik generasi bangsa dan melahirkan putra-putri terbaik bangsa," pungkasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya