Berita

Nusantara

Kang Hasan Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter

SABTU, 03 MARET 2018 | 13:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Calon Gubernur Jawa Barat TB. Hasanuddin menekankan pentingnya pendidikan berkarakter yang harus ditanamkam terhadap generasi bangsa sejak dini.

Menurutnya Kang Hasan sapaan akrabnya, pendidikan berkarakter merupakan hal yang penting sebagai upaya untuk membangun SDM serta menguatkan moralitas bangsa yang sudah mengalami kemundurun di era global saat ini.

"Mengaplikasikan pendidikan berkarakter secara langsung tidak hanya teori sejak dini. Serta adanya kecenderungan degradasi kondisi moralitas, etika, dan budi pekerti," ungkap Kang Hasan.


Demikian disampaikan Kang Hasan yang juga Dewan Pangaping Pengurus Besar (PB) Paguyuban Pasundan itu saat menjadi pembicara pada kegiatan Seminar Nasional Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Keterampilan Abad ke 21, di STKIP Pasundan Cimahi, Kota Cimahi, Sabtu (3/2).

Cagub Jabar nomor urut 2 itu mengungkapkan, penguatan pendidikan karakter di era globalisasi harus diberangi dengan cara berpikir kritis yang disampaikan secara santun serta berpikir kreatif sehingga generasi bangsa mampu menciptakan kemandirian di segala bidang.

"Kecakapan berkomunikasi dan kerjasama dalam pembelajaran untuk menguatkan pendidikan karakter di abad ke 21 itu juga sangat penting," paparnya.

Para tenaga pendidik, lanjut Kang Hasan, khususunya di Jabar, mempunyai tantangan besar dalam penguatan pendidikan berkarakter yang dinilainya harus terus ditingkatkan.

"Pembinaan karakter kita masih buruk, untuk para tenaga pendidik, mari kita perbaiki bersama," tegasnya.

Selain Kang Hasan, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh praktisi pendidikan Endang Komara, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen) Kemendikbud Arnie Fajar, juga diikuti oleh akademisi, tenaga pendidik dari berbagai tingkatan sekolah dan mahasiswa. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya