Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Kekeringan Parah Melanda Karawang

SABTU, 02 SEPTEMBER 2017 | 13:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kekeringan melanda sebagian wilayah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Bahkan sejumlah warga mulai sibuk meminta bantuan pengiriman air bersih kepada pemerintah daerah untuk kebutuhan sehari-hari.

"Puncaknya terjadi pada Agustus hingga Oktober mendatang. Kita sudah mendistribusikan sebanyak enam tangki berisi air bersih dan disalurkan kepada warga di beberapa desa yang membutuhkan," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Banuara Nadeak, dikutip RMOL Jabar, Sabtu (2/9).

Banuara mengatakan, ada empat desa yang saat ini kondisinya mengalami kekeringan parah yaitu Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru, Desa Mulyasari Kecamatan Telukjambe Barat, serta Desa Kertasari dan Jatilaksana Kecamatan Pangkalan.


Banuara mengatakan, sejak 24 Agustus hingga kini pihaknya telah mendistribusikan enam tangki air bersih ke empat desa sekitar tiga kecamatan tersebut. Menurut dia, empat desa itu diketahui mengalami kekeringan sesuai dengan laporan pengajuan permohonan air bersih yang telah diterima.

Sementara itu, untuk membantu masyarakat yang sedang dilanda kekeringan, sejumlah petugas Kepolisian Resor Karawang ikut andil membantu warga.

Beberapa waktu lalu, petugas dari Satuan Sabhara Polres Karawang yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara Polres Karawang AKP Bambang Sumitro ikut mendistribusikan bantuan air untuk warga yang sedang dilanda kekeringan di Desa Mulangsari, Kecamatan Pangkalan. Bantuan air bersih tersebut dikirimkan dengan menggunakan mobil Water Canon Sat Sabhara Polres Karawang.

"Mudah-mudahan bantuan air bersih itu bisa bermanfaat untuk warga Karawang yang sedang dilanda kekeringan," ujar Kapolres Karawang, AKBP Ade Ary Syam Indradi. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya