Berita

Obama dan Raul Castro/Net

Global

Kecam Kebijakan Trump, Kuba Berharap Kelanjutan Kerjasama Peninggalan Obama

SABTU, 17 JUNI 2017 | 14:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Kuba mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengubah kebijakan pada negara pulau tersebut.

Pada Jumat (16/6) di Miami, Florida, Trump mengatakan bahwa ia mengajukan kembali pembatasan perjalanan dan perdagangan tertentu yang mereda oleh pemerintahan Obama.

Trump juga mengecam kesepakatan yang dijalin di masa Obama.


Trump mengatakan bahwa kebijakan barunya akan memperketat peraturan tentang perjalanan dan pengiriman dana ke Kuba.

Trump juga menyinggung masalah hak asasi manusia, dengan mengatakan bahwa kesepakatan dengan pemerintah Castro brutal dan mengerikan.

Langkah Trump itu mendapat kecaman dari pemerintah Kuba.

"Pemerintah Kuba mencela langkah-langkah baru yang memperkuat embargo," kata televisi negara Kuba seperti dimuat BBC akhir pekan ini.

Namun demikian, Kuba tetap menggarisbawahi kesediaan negara untuk melanjutkan dialog dan kerja sama yang penuh rasa hormat dengan Amerika Serikat.

Di Masa pemerintahan Obama, Amerika Serikat berusaha mencairkan hubungan dengan melonggarkan larangan perdagangan dan pariwisata.

Namun demikian, langkah terbaru Trump tidak sampai memutus hubungan diplomatik dengan Kuba ataupun memutus hubungan komersil utama kedua negara.

Kedutaan AS di Havana akan tetap beroperasi, penerbangan komersial dari AS akan terus berlanjut, dan warga Amerika masih bisa pulang ke rumah dengan barang-barang Kuba. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya