Berita

Justin Trudeau dan Paus Fransiskus/Net

Dunia

PM Kanada Minta Pengampuan Paus Atas "Genosida Budaya" Di Sekolah

SELASA, 30 MEI 2017 | 13:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau meminta pengampunan dari Paus Fransiskus atas peran Gereja Katolik dalam sistem sekolah di Kanada dimana anak-anak pribumi dianiaya selama beberapa dekade.

Permohonan itu disampaikan langsung Trudeau saat bertemu dengan Paus di Vatikan awal pekan ini.

"Saya mengatakan kepadanya betapa pentingnya bagi orang-orang Kanada untuk terus maju dalam rekonsiliasi nyata dengan masyarakat adat dan saya menyoroti bagaimana dia bisa membantu dengan mengajukan permintaan maaf," kata Trudeau kepada wartawan setelah bertemu dengan paus.


Dia mengatakan bahwa dia telah mengundang paus tersebut untuk mengajukan permintaan maaf di Kanada.

Diketahui bahwa sekolah sekolah tinggal didirikan dari tahun 1880-an untuk membawa anak-anak pribumi dari keluarga mereka dan mengasimilasi mereka ke masyarakat Kanada.

Sekitar 150.000 anak-anak asli dipindahkan secara paksa dari keluarga mereka, dan dikirim untuk tinggal di sekolah asrama yang dikelola gereja dimana mereka dilarang untuk berbicara bahasa mereka atau mempraktikkan budaya mereka sendiri.

Sekolah semacam itu terakhir ditutup pada tahun 1996 lalu.

Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Kanada telah meminta permintaan maaf Paus, sebagai bagian dari proses penyembuhan bagi korban selamat.

Meski Vatikan belum mengomentari permintaan Trudeau, namun kabar tersebut menegaskan bahwa pembicaraan tersebut berlangsung dengan ramah selama sekitar 36 menit.

Pertemuan keduanya fokus pada tema integrasi dan rekonsiliasi, serta kebebasan beragama dan isu etika saat ini.

Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, yang telah bertugas mengumpulkan cerita-cerita tentang orang-orang yang selamat dan merekomendasikan jalan ke depan agar negara dapat disembuhkan, telah memanggil sistem sekolah perumahan itu sebagai bentuk "genosida budaya".

Trudeau mengatakan bahwa dia juga berbicara dengan Paus tentang sebuah topik yang sangat menarik bagi mereka berdua, yakni pentingnya menghentikan perubahan iklim.

"Kami berbicara tentang betapa pentingnya menyoroti dasar ilmiah untuk melindungi planet kita dan kewajiban moral dan etika untuk memimpin, untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi semua orang di bumi ini," kata Trudeau seperti dimuat BBC.

Selama kunjungan ke Vatikan, Trudeau mengajak serta istrinya Sophie Grégoire-Trudeau. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya