Berita

Ilustrasi/Net

Global

Pemerintah Wajibkan Pasangan Kekasih Menikah Sebelum Akhir Tahun Ini

SABTU, 27 MEI 2017 | 08:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasangan kekasih yang belum sah di mata hukum dan agama diwajibkan untuk menikah hingga batas waktu maksimal akhir tahun ini bila tidak ingin menghadapi konsekuensi hukum.

Aturan itu dibuat oleh pemerintah Burundi baru-baru ini sebagai bagian dari kampanye "moralisme masyarakat" yang digagasan oleh Presiden Pierre Nkurunziza.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Burundi Terence Ntahiraja mengatakan bahwa tindakan keras terhadap hubungan informal diperlukan untuk memerangi ledakan populasi.


Hal itu dikarenakan beberapa waktu terakhir terlalu banyak siswi yang mulai hamil dan pria memanfaatkan wanita dengan kumpul bersama beberapa tanpa ikatan.

Ia mengatakan bahwa pernikahan gereja dan pernikahan negara merupakan solusi atas ledakan populasi negara tersebut. Itu juga dinilai sebagai bagian dari tugas patriotik.

"Kami ingin orang-orang Burundi mengerti bahwa setiap orang bertanggung jawab atas hidupnya," jelasnya.

"Semua ini dilakukan dalam kerangka program pelatihan patriotik," katanya, mengacu pada sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden Nkurunziza.

Belum jelas apa sanksi yang akan diterima bila perintah itu tidak dilakukan.

Namun dikabarkan AFP bahwa di antara sanksi yang mungkin diterapkan adalah bahwa setiap anak yang lahir di luar nikah tidak akan memenuhi syarat untuk mendapatkan pendidikan gratis atau perawatan medis. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya