Berita

Erdogan/Net

Dunia

Otoritas Turki Amankan 57 Orang Dalam Serangan Terkait Bursa Saham

JUMAT, 12 MEI 2017 | 19:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas keamanan Turki kembali mengamankan 57 orang dalam operasi terkait  bursa saham Istanbul sebagai bagian dari penyelidikan yang terus berlanjut terhadap kudeta yang gagal Juli tahun lalu.

Orang-orang tersebut ditahan di enam provinsi yang berbeda pada hari Jumat (12/5) dengan lebih dari 100 surat perintah penangkapan dikeluarkan.

Mereka yang ditahan diduga berhubungan dengan pengikut Fethullah Gulen, seorang ulama oposisi yang berbasis di Pennsylvania.


Gulen adalah mantan presiden bekas Presiden Recep Tayyip Erdogan dan dituduh Ankara telah mendalangi kudeta tersebut. Gulen membantah tuduhan itu.

Dikabarkan Press TV dengan merujuk pada media lokal Turki, di antara mereka yang ditangkap adalah mantan karyawan bursa yang dicurigai menggunakan aplikasi olah pesan terenkripsi yang disebut Bylock, yang menurut klaim Turki dibuat khusus untuk pendukung Gulen. Mereka juga dituduh melakukan transaksi atas nama Bank Asya, sebuah bank yang sejak dulu berafiliasi dengan Gulen.

Sebagai bagian dari pembekuan pasca-kudeta, sekitar 47.000 orang telah ditahan di penjara dan lebih dari 100.000 pegawai sektor publik dipecat secara serentak di Turki.

Bukan hanya itu, Ankara telah menutup setidaknya 156 media, sementara sekitar 2.500 wartawan dan pekerja media lainnya kehilangan pekerjaan mereka. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya