Berita

Dunia

Kasus Email Hillary Clinton Di Balik Pemecatan James Comey

RABU, 10 MEI 2017 | 14:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemecatan James Comey dari posisi Direktur FBI oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengejutkan banyak pihak, tak terkecuali James Comey sendiri.

Trump memecat Comey terkait dengan penyelidikan atas email Hillary Clinton. Dalam surat resmi yang ia tulis untuk Comey disebutkan bahwa pemecatannya dilakukan karena ia setuju dengan rekomendasi Jaksa Agung Jeff Sessions yang menyebut bahwa Comey tidak dapat memimpin FBI secara aktif.

Padahal, masih lekat diingatan ketika Trump pada masa terakhir kampanye presiden dalam pemilu akhir tahun lalu pernah memuji Trump atas tindakannya dalam menangani email Clinton.


Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein mengatakan bahwa Comey dinilai tidak dapat mempertahankan posisinya atas kesimpulan penyelidikan email Clinton,

"Dan saya tidak mengerti penolakannya untuk menerima keputusan yang hampir universal bahwa dia salah," sambungnya.

"Hampir semua orang setuju bahwa Direktur membuat kesalahan serius, ini adalah satu dari sedikit isu yang menyatukan orang dengan perspektif yang beragam," jelas Rosenstein.

Ia menilai bahwa Comey salah karena "merebut" jaksa agung sebelumnya pada bulan Juli 2016 untuk mengumumkan penyelidikan email Clinton yang harus ditutup tanpa tuntutan.

Wakil jaksa agung mengatakan, Comey menambah kesalahannya dengan "secara serampangan" melepaskan "informasi yang menghina Clinton. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya