Berita

Ilustrasi/The Guardian

Dunia

Pemerintah Thailand Larang Interaksi Online Dengan Kritikus Top Negara

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 18:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah junta militer di Thailand mengumumkan larangan semua interaksi online dengan tiga kritikus pemerintah paling menonjol di luar negeri.

Larangan itu dituangkan dalam sebuah surat yang dikeluarkan oleh Kementerian Digital Thailand pekan ini.

Dalam surat tersebut, pemerintah memperingatkan warga yang terlibat di internet dengan akademisi Thailand Somsak Jeamteerasakul dan Pavin Chachavalpongpun serta jurnalis Andrew MacGregor Marshall bisa melanggar hukum.


Ketiganya tinggal di luar Thailand tetapi memiliki pengikut online di negara tersebut.

Pernyataan kementerian itu mengatakan warga tidak harus mengikuti, melakukan kontak atau berbagi konten dari trio di internet atau media sosial.

Surat itu menambahkan bahwa orang-orang yang menyebarkan informasi mereka, langsung atau tidak langsung, dapat melanggar negara Computer Crime Act.

Sejarawan Somsak telah banyak menulis tentang monarki Thailand dan Pavin adalah mantan diplomat yang vokal. Sedangkan Marshall adalah penulis Kerajaan di Crisis, yang diterbitkan pada tahun 2014 dan dilarang di negara itu. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya