Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Trump Setujui Pembangunan Pipa Kontroversial Ini

JUMAT, 24 MARET 2017 | 21:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Trump mengeluarkan izin otorisasi pembangunan pipa Keystone XL kontroversial di perbatasan Amerika Serikat.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan izin untuk pembangunan itu pada Jumat pagi (24/3), dua bulan setelah Presiden Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk melanjutkan pembangunan pipa.

"Dalam membuat tekadnya bahwa penerbitan izin ini akan melayani kepentingan nasional," Kata Kemenlu AS dalam sebuah pernyataan.


Pengembang Keystone yang berbasis di Kanada TransCanada Corporation, juga mengumumkan bahwa mereka menerima ijin Departemen Luar Negeri untuk pembangunan pipa Keystone XL menghubungkan pasir minyak Kanada ke penyuling AS.

"Ini merupakan tonggak penting untuk proyek Keystone XL," kata Russ Girling, presiden TransCanada dalam sebuah pernyataan.

"Kami sangat menghargai pemerintah Presiden Trump untuk meninjau dan menyetujui inisiatif penting ini dan kami berharap untuk bekerja dengan mereka karena kami terus berinvestasi dan memperkuat infrastruktur energi di Amerika Utara, sambungnya.

Diketahui bahwa Pipa Keystone XL adalah bagian dari sistem pipa minyak di Kanada dan Amerika Serikat yang ditugaskan pada tahun 2010.

Pipa akan terbentang dari Alberta, Kanada ke kilang di Illinois dan Texas, dan juga untuk peternakan tangki minyak dan pusat distribusi pipa minyak di Oklahoma. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya