Berita

Daging/Net

Dunia

Ada Skandal, Hong Kong Stop Impor Daging Beku Dari Brasil

SELASA, 21 MARET 2017 | 20:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pusat Keamanan Pangan (CFS) Hong Kong mengumumkan telah menghentikan sementara impor daging beku dan dingin, serta daging unggas dari Brasil mulai hari ini (Selasa, 21/3).

Langkah itu diambil setelah penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa produsen daging utama di Brasil menyuap inspektur kesehatan untuk mengesahkan makanan tercemar sebagai layak untuk dikonsumsi.

"Setelah belajar dari insiden tersebut, CFS segera menghubungi pihak berwenang Brasil bersangkutan," kata CFS dalam keterangan di situsnya.


"Oleh karena itu pusat telah memutuskan, sebagai langkah pencegahan, untuk menghentikan sementara impor daging beku dan dingin dan daging unggas dari Brasil," tambahnya.
 
Hong Kong akan terus bekerja sama dengan Brasil untuk mendapatkan informasi tentang kasus tersebut.

Menurut pernyataan itu, unit dalam Makanan dan Kebersihan Lingkungan Departemen Hong Kong telah secara konsisten melakukan tes pada sampel makanan impor, di tingkat grosir dan eceran untuk memastikan kepatuhan mereka dengan persyaratan hukum kota.
 
"Dalam tiga tahun terakhir, CFS telah mengambil 17.060 sampel daging dan daging unggas untuk pengujian," katanya.

"Di antara mereka adalah 36 sampel tidak memuaskan, semua yang tidak terkait dengan kualitas daging beku dan dingin Brasil atau daging unggas," sambungnya.

Brasil diketahui adalah negara pengekspor daging sapi dan unggas. Brasil mengekspor produk daging ke lebih dari 150 negara, dan pasar utama termasuk Singapura, China dan Jepang. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya