Berita

Laba-laba/BBC

Dunia

Racun Laba-Laba Berpotensi Bantu Terapi Stroke

SELASA, 21 MARET 2017 | 15:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Protein yang terdapat dalam racun laba-laba ternyata dapat membantu melindungi otak dari cedera setelah stroke.

Begitu temuan sejumlah ilmuan dalamm penelitian terbaru,

Para ilmuwan menemukan dosis tunggal dari protein Hi1a yang terdapat dalam racun laba-laba dapat bekerja pada tikus laboratorium.


Temuan itu menunjukkan janji besar padai pengobatan stroke di masa depan, kendati, sejauh ini belum diuji coba pada manusia.

Para peneliti, dari Universitas Queensland dan Monash University, berwisata ke Pulau Fraser di Australia untuk berburu dan menangkap tiga laba-laba beracun yang berpotensi mematikan.

Mereka kemudian membawa laba-laba kembali ke laboratorium mereka untuk penelitian.

Peneliti kemudian membujuk laba-laba untuk melepaskan racun, yang kemudian dapat disedot menggunakan pipet.

Racun tersebut kemudian menyaring protein yang kemudian diteliti lebih lanjut. Protein kemudian disuntikan ke dalam tikus laboratorium.

Mereka menemukan bahwa protein memblokir saluran ion asam-sensing di otak, pendorong utama dari kerusakan otak setelah stroke.

Prof Glenn King yang memimpin penelitian, mengatakan protein menunjukkan janji besar sebagai pengobatan stroke di masa depan.

"Kami percaya bahwa kami memiliki, untuk pertama kalinya, menemukan cara untuk meminimalkan efek dari kerusakan otak setelah stroke," ujarnya.

"Hi1a bahkan memberikan beberapa perlindungan untuk wilayah otak inti yang paling terpengaruh oleh kekurangan oksigen, yang umumnya dianggap tidak terpulihkan karena kematian sel yang cepat disebabkan oleh stroke," sambungnya seperti dimuat BBC.

Penelitian ini diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya