Berita

Paus Fransiskus/Net

Dunia

Paus Fransiskus Minta Maaf Atas Genosida Rwanda 1994

SENIN, 20 MARET 2017 | 20:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin gereja Katolik Roma Paus Francsiskus meminya pengampunan dosa dan kegagalan Gereja dalam genosida Rwanda tahun 1994 lalu.

Ia menyebut bahwa kekerasan yang terjadi dalam tragedi itu adalah cacat dari Gereja Katolik Roma.

Hal itu disampaikan oleh Paus Fransiskus dalam pertemuan dengan Presiden Rwanda Paul Kagame awal pekan ini.


Francis mengatakan dia berharap permintaan maafnya akan membantu mempromosikan perdamaian di negara Afrika, yang terkoyak oleh genosida pada tahun 1994, dan berkontribusi untuk pemurnian memori.

Gereja Katolik di Rwanda tahun lalu secara publik meminta pengampunan untuk bagian yang dimainkan oleh beberapa anggotanya, yang katanya telah mengipasi kebencian etnis yang berujung pada pembunuhan.

Beberapa pembantaian berlangsung di gereja-gereja di mana orang yang mencari perlindungan dibunuh oleh milisi.

Vatikan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa paus telah memohon lagi pengampunan Tuhan atas dosa-dosa dan kegagalan Gereja dan anggotanya, di antaranya imam, dan laki-laki dan perempuan yang menyerah pada kebencian dan kekerasan, mengkhianati misi penginjilan mereka sendiri agama.

Sekitar 800.000 orang dari etnis minoritas Tutsi serta moderat dari mayoritas Hutu dibantai dalam genosida tahun 1994.

Kagame, seorang Tutsi, memimpin pasukan pemberontak untuk menghentikan pembunuhan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya