Berita

Penjaga perdamaian PBB di Mali/Press TV

Dunia

PBB: Mali Masih Mengkhawatirkan

MINGGU, 19 MARET 2017 | 16:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL.  Situasi keamanan di Mali saat ini tetap mengkhawatirkan meskipun ada pengiriman pasukan baru dan beberapa kemajuan perjanjian damai negara itu.

Begitu perongatan yang dikeluarkan oleh kepala pasukan perdamaian PBB akhir pekan ini.

"Situasi keamanan secara keseluruhan tetap mengkhawatirkan. Kami terlalu sering diserang oleh kelompok bersenjata, "kata Herve Ladsous pada konferensi pers.


Dikerahkan sejak Juli 2013, misi penjaga perdamaian PBB yang disebut MINUSMA berkekuatan 13.000 personel telah menderita salah satu tingkat kematian tertinggi dari misi penjaga perdamaian sejak PBB dikerahkan ke Somalia pada tahun 1993, dengan lebih dari 70 personel tewas dalam tugas.

Ladsous lebih lanjut mengatakan bahwa proses perdamaian masih jauh dari kata terapai meskipun perjanjian damai telah ditandatangani pada Juni 2015 lalu.

Imghad dan Sekutu Tuareg Self-Defense Group (GATIA), yang mendukung pemerintah pusat di Bamako, menandatangani kesepakatan damai dengan otoritas negara dan anggota mantan aliansi pemberontak negara itu.

Sejak kesepakatan damai ditandatangani, GATIA telah dituduh beberapa kali melakukan pelanggaran gencatan senjata, dan pada bulan September tahun lalu, Duta Besar AS Paul Folmsbee mengatakan pemerintah harus memutuskan semua hubungan dengan kelompok.

Ladsous dijadwalkan akan diganti sebagai kepala pasukan penjaga perdamaian di bulan April dengan petenis Prancis, Jean-Pierre Lacroix. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya