Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Hawaii Blokir Larangan Perjalanan Terbaru Trump

KAMIS, 16 MARET 2017 | 13:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang hakim federal di Hawaii memblokir perintah eksekutif terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait larangan perjalanan terbaru hanya beberapa jam sebelum diterapkan pada Rabu malam waktu setepat (15/3).

Hakim Distrik AS Derrick Watson mempertanyakan bukti argumen pemerintah yang menyebut bahwa larangan itu merupakan masalah keamanan nasional.

Aturan terbaru ini menempatkan larangan masuk selama 90 hari pada orang-orang dari enam negara mayoritas Muslim dan larangan 120 hari bagi masuknya pengungsi.


Trump mengklaim bahwa langkah ini dilakukan untuk menghentikan teroris memasuki AS.

Versi awal dari aturan ini dikeluarkan pada akhir Januari lalu dan memicu kebingungan dan protes, serta diblokir oleh seorang hakim di Seattle.

Di bawah aturan yang direvisi, warga enam negara mayoritas Muslim yakni Iran, Libya, Suriah, Somalia, Sudan dan Yaman dilarang masuk ke Amerika Serikat selama 90 hari.

Irak mulanya akan dimasukkan dalam daftar namun dihapus karena pemerintahnya mendorong skrining visa dan berbagi data.

Hawaii sendiri adalah salah satu dari beberapa negara bagian AS yang berusaha menghentikan larangan. Aturan itu dikhawatirkan dapat  merugikan pariwisata dan kemampuan untuk merekrut mahasiswa asing dan pekerja. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya