Berita

Park Geun Hye/Net

Dunia

Kelompok Ini Protes, Park Geun Hye Tinggalkan 9 Anjing Peliharaan Di Istana

SELASA, 14 MARET 2017 | 17:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekelompok aktivis pembela hak hewan melayangkan keluhan kepada pihak berwenang terkait mantan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye.

Aliansi Busan Korea untuk pencegahan kekerasan terhadap hewan menyebut ahwa Park menelantarkan sembilan anjing peliharaan di Blue House, sebutan untuk Istana Presiden Korea Selatan.

Anjing-anjing yang ditinggalkan Park adalah jenis anjing pemburu Jindos yang dikenal karena kesetiaan mereka.


Diketahui bahwa Park angkat kaki dari Blue House pada akhir pekan kemarin, dua hari setelah Mahkamah Konstitusi resmi melengserkannya dari kursi Presiden karena skandal korupsi yang menjeratnya.

Park kembali ke rumah pribadinya di kawasan Gangnam di Seoul dengan iring-iringan mobil hitam.

Namun ketika pergi dari Blue House, Park tidak membawa serta kesembilan anjingnya. Hal itulah yang dikritisi oleh aliansi tersebut. Mereka menilai Park telah menelantarkan anjing-anjing tersebut.

Anjing peliharaan di Blue House itu diketahui mulanya hanya sepasang Jidos yang diberikan tetangga Park di awal tahun 2013, ketika Park berangkat ke Blue House.

Pasangan anjing tersebut memiliki tujuh anak anjing pada bulan Januari tahun ini.

Blue House menegaskan bahwa Park telah meninggalkan anjing-anjing di sana tetapi membantah mereka telah ditinggalkan.

"Dia mengatakan kepada staf Blue House untuk merawat anjing dan untuk menemukan rumah asuh yang baik untuk anak anjing jika diperlukan," kata juru bicara Blue House, Kim Dong-jo.

Kelompok hak asasi hewan lain, Koeksistensi Hak Hewan di Bumi, mengatakan pihaknya bersedia untuk merawat hewan dan menemukan mereka rumah baru.

"Kami ingin membantu anjing ini sehingga mereka tidak akan diadopsi tanpa berpikir atau berakhir di tempat penampungan anjing," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya