Berita

Donld Trump/Net

Dunia

Semakin Banyak Negara Bagian AS Tolak Larangan Perjalanan Trump

JUMAT, 10 MARET 2017 | 13:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Beberapa negara bagian Amerika Serikat telah bergabung Hawaii untuk menentang hukum terhadap revisi larangan perjalanan Presiden Donald Trump.

Diketahui bahwa Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif yang menempatkan larangan masuk Amerika Serikat pada warga negara dari enam negara mayoritas Muslim.

Aturan itu mulai diberlakukan pada 16 Maret.


Pemerintah negara bagian New York menyebut bahwa aturan itu sama dengan larangan terhadap Muslim. Pemerintah Washington mengatakan itu berbahaya bagi negara.

Selain dua negara bagian itu, Oregon dan Massachusetts juga ikut bergabung dalam barisan negara bagian yang menentang aturan Trump.

Draft pertama soal larangan itu dibuat Trump akhir Januari lalu, tak lama setelah ia dilantik.

Namun larangan itu diblokir di pengadilan federal.

Larangan kemudian direvisi dengan melarang masuknya warga negara dari Somalia, Iran, Suriah, Sudan, Libya dan Yaman ke Amerika Serikat.

"Perintah eksekutif terbaru Trump adalah larangan Muslim dengan nama lain, memaksakan kebijakan dan protokol yang sekali lagi melanggar Klausul Perlindungan Equal dan Pembentukan Klausul Konstitusi negara Amerika," kata Jaksa Agung New York Eric T Schneiderman setelah mengumumkan tantangan hukumnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya