Berita

Evo Morales/BBC

Dunia

Evo Morales Teken RUU Gandakan Daerah Legal Penanaman Koka

KAMIS, 09 MARET 2017 | 15:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Bolivia Evo Morales menandatangani RUU kontroversial untuk menggandakan daerah yang dapat secara legal ditanami tanaman koka.

Tercatat ada 22.000 hektar yang dapat ditanami koka secara nasional.

Sedangkan di bawah undang-undang sebelumnya di mana lahan yang bisa ditanami koka adalah 12.000 hektar.


Langkah Morales tersebut memicu kekhawatiran bahwa
langkah tersebut akan membuat bahan bakar perdagangan obat ilegal.

Diketahui bahwa tanaman koka biasa digunakan untuk membuat kokain. Namun secara tradisi juga biasa digunakan di Andes.

Sedangkan daunnya bisa digunakan untuk membuat teh untuk melawan penyakit akut.

Saat dikunyah, mereka memberikan stimulasi ringan dan menekan rasa lapar, haus dan rasa sakit.

"Kami ingin menjamin pasokan koka untuk hidup," kata Morales.

Sementara itu anggota parlemen oposisi mengatakan hukum itu tidak konstitusional karena melanggar perjanjian internasional. Mereka berpendapat itu akan menjadi keuntungan untuk pedagang obat bius. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya