Berita

Dunia

Walikota Calais Larang Kelompok Bantuan Beri Makanan Ke Pengungsi

JUMAT, 03 MARET 2017 | 20:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Walikota Calais Perancis melarang kelompok bantuan lokal untuk menyediakan makanan untuk para pengungsi yang berkumpul di lokasi bekas kamp dengan harapan dapat menyeberang ke Inggris.

Walikota Natacha Bouchart pekan ini mengeluarkan peringatan kepada badan amal lokal untuk menghentikan distribusi makanan di antara pengungsi.

Hal itu dikarenakan adanya kekhawatiran atas perdamaian dan keamanan.


Bouchart juga mengatakan dia mengeluarkan larangan untuk mencegah akumulasi pengungsi dan pembentukan kamp baru di daerah tersebut.

Diketahui bahwa pada bulan Oktober tahun lalu, pihak berwenang Perancis menghancurkan kamp yang digunakan ada di lokasi, yang dikenal sebagai Jungle, dekat Terowongan Channel, bagian bawah ke Inggris.

Para pengungsi hidup dalam kondisi mengerikan di tenda-tenda dan tempat penampungan sementara di kamp, ​​namun, masih kembali ke daerah itu untuk menemukan cara untuk melanjutkan perjalanan mereka ke Inggris. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya