Berita

Amazon/BBC

Dunia

Pribumi Tinggalkan "Jejak" Di Amazon Sebelum Kedatangan Columbus

JUMAT, 03 MARET 2017 | 16:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Orang-orang pribumi yang mendiami Amazon sebelum kedatangan penjajah Eropa telah menanam sejumlah besar spesies pohon.

Menurut sebuah studi terbaru ditemukan bahwa mereka memainkan peran penting dalam komposisi hutan saat ini.

Para peneliti Belanda menemukan bahwa pohon-pohon yang ditanam itu digunakan untuk bahan makanan atau bangunan yang jauh lebih umum di dekat pemukiman kuno.


85 spesies yang menghasilkan kacang Brasil, kacang mete, acai atau karet juga mendominasi hutan tersebut.

Para ilmuwan mencapai kesimpulan mereka dengan membandingkan data pada komposisi pohon dari lebih dari 1.000 lokasi di Amazon dengan peta situs arkeologi.

Diperkirakan ada delapan sampai 10 juta orang tinggal di wilayah Amazon sebelum kedatangan Christopher Columbus pada tahun 1492, yang menandai awal kolonisasi Eropa.

Jutaan orang pribumi meninggal baik dalam bentrokan dengan Eropa atau terinfeksi oleh penyakit menular karena tubuh mereka tidak memiliki pertahanan yang kuat, termasuk cacar dan sifilis.

Tapi penelitian mengatakan orang-orang kuno dari Amazon meninggalkan jejak mereka di hutan.

"Peradaban masa lalu telah memiliki peran besar dalam mengubah, baik secara sadar dan tidak sadar, vegetasi di sekitar pemukiman mereka dan sepanjang jalur yang mereka digunakan untuk perjalanan," kata peneliti Carolina Levis, dari Institute Nasional Brasil untuk Amazon Penelitian dan Wageningen Universitas dan Pusat Penelitian di Belanda seperti dimuat BBC.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Amerika. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya