Berita

Basuki Purnama (Ahok)/net

Politik

PKB Jakarta Timur Dan Pusat Tidak Mau Dukung Ahok

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 15:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Basis-basis suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DKI Jakarta mulai menyatakan penolakannya terhadap Calon Gubernur incumbent, Basuki Tjahaja Purnama, dalam menghadapi putaran kedua Pilkada DKI Jakarta yang akan berlangsung pada April mendatang.

"DPC PKB Jakarta Timur sudah banyak mendengar, melihat, merasakan dan banyak konstituen kami yang menyampaikan pandangan-pandangan untuk PKB memilih pemimpin selain Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)," kata Ketua DPC PKB Jakarta Timur, H. Mursyid, lewat pesan singkat, Senin (20/2).

Mursyid menyebut Ahok tidak mempunyai cara komunikasi yang baik dan simpatik terhadap basis PKB Jakarta Timur. Pendukung Ahok di media sosial pun tidak beretika dalam menyampaikan aspirasi politik.


"Basis tradisional PKB di Jakarta Timur tidak mau kehidupan sosial dan perangai warga dan anak-anaknya mencontoh Pak Ahok. Semua pendukung Ahok juga sangat persis mirip gayanya sekarang dengan Ahok," ungkapnya.

PKB Jakarta Timur mengaku sudah menyampaikan sikap menolak mendukung Cagub nomor urut 2 itu ke DPW PKB DKI Jakarta agar dibawa ke DPP PKB.

"Inilah aspirasi dari massa akar rumput PKB di Jakarta Timur," tegas Mursyid.

Selain basis Jakarta Timur, DPC PKB Jakarta Pusat juga sudah siap dengan keputusan bulat mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran dua Pilkada Jakarta. Keputusan ini merupakan rembuk para ulama dan tokoh-tokoh warga serta masyarakat.

"Semua basis PKB di Jakarta Pusat tidak cocok dengan gaya kepemimpinan Pak Ahok. Ketidakcocokan ini membuat DPC PKB Jakarta Pusat untuk bersikap menolak Ahok sebagai pemimpin DKI Jakarta dan mendukung Anies-Sandiaga sebagai pemimpin yang akan datang," kata Ketua DPC PKB Jakarta Pusat, Fadli.

Dia tekankan bahwa keputusan itu bukan keputusan emosional, tergesa-gesa atau tanpa pertimbangan matang. Keputusan DPC Jakarta Pusat adalah demi persatuan dan ketenteraman warga DKI.

"Segera DPC PKB Jakarta Pusat akan membawa sikap kami ke DPW PKB DKI Jakarta dan seterusnya harus menjadi catatan keras bahwa kami hanya ingin Anies-Sandiaga sebagai pemimpin yang baru," ujar Fadli. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya