Berita

Ilustrasi/net

Nusantara

KNPI Sumsel Siap Paling Depan Bela FPI

JUMAT, 03 FEBRUARI 2017 | 18:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Seruan untuk menolak wacana pembubaran Front Pembela Islam (FPI) mengemuka di tengah Aksi Bela Ulama yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan, tadi siang (Jumat, 3/2).

Diberitakan RMOL Sumsel, setelah Salat Jumat di Masjid Agung Palembang, ratusan orang berkumpul di Bundaran Air Mancur (BAM) Masjid Agung untuk mengikuti unjuk rasa yang digagas Aliansi Muslim Nasional (Almunas) dan Front Pembela Islam (FPI) Sumsel itu.

Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Selatan, Muhammad Hidayat, turut dalam kegiatan itu.


Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa pihaknya akan ada di barisan paling depan jika ada yang ingin membubarkan FPI.

Dia mengatakan tidak ada alasan untuk membubarkan FPI karena Ormas itu didirikan berdasar UU dan aturan yang berlaku di Indonesia.

"Jika ada yang mau membubarkan FPI, apalagi kemarin yang demonstrasi minta pembubaran, kita doakan supaya cepat kembali ke jalan Allah" kata Dayat.

Praktisi hukum dari Tim Advokat Pembela Muslim, Mangku Anom, juga ikut berorasi dari atas mobil "komando". Ia menyerukan pembelaan terhadap Imam Besar FPI, Habib Rizieq, yang kini tersandung banyak masalah hukum.

"Kami siap menumpahkan darah, membela FPI, membela Habib Rizieq. Bila bersinggungan masalah hukum, jangan takut. Negara kita negara hukum. Musuh kita cuma dua, PKI dengan antek-anteknya dan yang ingin menghinakan Islam," ujarnya. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya