Berita

Yusron Ihza/net

Nusantara

Yusron: Jangan Cederai Pilkada Babel Dengan Politik Uang

KAMIS, 02 FEBRUARI 2017 | 12:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Calon Gubernur Bangka Belitung (Babel) nomor urut 1, Yusron Izha, meminta semua pihak menghargai prosedur dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung di provinsi kaya sumber daya alam itu.

Menurutnya, menentukan pemimpin terbaik pasti harus melewati prosedur yang baik pula. Ia mengimbau kepada seluruh pasangan calon (paslon), termasuk kepada kubunya sendiri, agar melaksanakan proses Pilkada Babel yang bersih dari politik uang.

"Yuk, kita jaga dan jangan cederai proses Pilgub ini. Untuk mendapatkan pemimpin yang baik dan benar, maka prosedur pemilihan juga harus dilakukan baik dan benar," ujar Yusron kepada wartawan, beberapa waktu lalu.


Yusron menjelaskan bahwa proses Pilkada merupakan bagian dari pendidikan politik kepada masyarakat. Karena itulah peserta Pilgub Babel 2017 mesti memberikan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat Babel.

"Biarlah kita buat masyarakat Babel menjadi cerdas, bukankah tugas pemimpin untuk mendidik masyarakat itu?"ujar adik dari pakar tata negara, Yusril Ihza Mahendra, itu.

Sebelumnya ada desakan kepada Panwaslu Belitung dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) agar tegas dalam menyelesaikan temuan dugaan money politic yang dilakukan tim pemanangan dari salah satu pasangan calon Pilkada Babel. Yang menemukan dugaan pelanggaran itu adalah Panitia Pengawas Lapangan (PPL) di Lapangan Tugu Air Sijuk pada 24 Januari 2017 lalu.

Ditekankan Yusron, Pilgub Babel bukan proses yang sembarangan, melainkan telah diatur dalam UU. Di Pilgub ada aturan-aturan dan aparat-aparat penegak aturan itu, seperti Panwas, kepolisian, kejaksaan atau Gakkumdu. Sebagai salah satu kandidat dalam Pilkada, Yusron berharap temuan dugaan pelanggaran itu ditindaklanjuti dengan baik.

" Jangan sampai yang salah dibilang benar, dan jangan pula yang benar dibilang salah. Ya, standar saja yang harus kita lakukan, karena yang utama itu kita harus mendidik masyarakat, intinya itu,"jelas pria yang baru saja mengundurkan diri dari jabatan Dubes RI untuk Jepang ini.

Ketua Panwaslu Belitung, Jookie Vebriansyah, dalam keterangan pers yang diterima Radar Bangka, menyatakan, perkara tersebut bermula dari kampanye dialogis di lapangan tugu perjuangan Aik Sijuk (Selasa, 24/1). Ditemukan pembagian uang kepada sekitar 150 orang anak yatim piatu yang dikoordinir oleh para Kordes Relawan yang ada di kecamatan Sijuk.

"Kami sudah melakukan klarifikasi kepada saksi, yaitu saudara Bastian, sudah mengakui memang ada pembagian uang dalam amplop sebesar 50 ribu yang ditujukan untuk 150 orang yang berasal dari berbagai desa kecamatan Sijuk. Namun, pada saat acara kampanye tidak semua dibagikan di lokasi, hanya beberapa perwakilan  saja," ujar Jookie, Kamis (26/1). [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya